Lumajang (lumajangsatu.com) - Jalan Pasirian-Tempursari tetap menjadi akses penting bagi warga. Meski jalannya putus akibat diterjang ombak, namun warga tetap nekat melintas karena menjadi satu-satunya jalan penghubung.
"Tetap dilintasi mas, karena kalau lewat di Pronojiwo sudah jauh dan sebagian jalnnya rusak para," ujar Rohman salah seorang warga Tempursari, Selasa (12/07/2016).
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Warga harus bergantian melintasi jalan watu gedek yang hanya bisa dilewati oleh roda dua. Warga juga menunggu ombak tidak pasang untuk melintas. "Nunggu ombak tidak pasang, baru bisa melintas," terangnya.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
As'at Malik M.Ag, Bupati Lumajang menyatkan pemerintah sudah mengambil beberpa langkah untuk mengatasi persolan tersebut. Salah satunya dengan perbaikan menyeluruh jalur Pronojiwo-Tempursari.
Untuk jalur Pasirian-Tempursari masih melakukan kajian dengan pergurun tinggi apakah tetap menggunkan jalan lama atau mencari jalur baru. Pemerintah tidak ingin gegabah, karena tantangannya adalah alam yang tidak bisa dipredisikan.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Saya sudah perintahkan dinas PU untuk tangani jalan Tempursari dan sudah dimabil sejumlah langkah strategis jangka pendek dan jangka menengah," terangnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi