Meski Berbahaya, Warga Tetap Gunakan Jalur Pasirian-Tempursari Watu Gedek

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Jalan Pasirian-Tempursari tetap menjadi akses penting bagi warga. Meski jalannya putus akibat diterjang ombak, namun warga tetap nekat melintas karena menjadi satu-satunya jalan penghubung.

"Tetap dilintasi mas, karena kalau lewat di Pronojiwo sudah jauh dan sebagian jalnnya rusak para," ujar Rohman salah seorang warga Tempursari, Selasa (12/07/2016).

Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029

Warga harus bergantian melintasi jalan watu gedek yang hanya bisa dilewati oleh roda dua. Warga juga menunggu ombak tidak pasang untuk melintas. "Nunggu ombak tidak pasang, baru bisa melintas," terangnya.

Baca juga: Charles Meikyansah Dorong Pelibatan Guru Ngaji dalam Menyukseskan Program Keluarga Berencana dan Pencegahan Stunting

As'at Malik M.Ag, Bupati Lumajang menyatkan pemerintah sudah mengambil beberpa langkah untuk mengatasi persolan tersebut. Salah satunya dengan perbaikan menyeluruh jalur Pronojiwo-Tempursari.

Untuk jalur Pasirian-Tempursari masih melakukan kajian dengan pergurun tinggi apakah tetap menggunkan jalan lama atau mencari jalur baru. Pemerintah tidak ingin gegabah, karena tantangannya adalah alam yang tidak bisa dipredisikan.

Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP

"Saya sudah perintahkan dinas PU untuk tangani jalan Tempursari dan sudah dimabil sejumlah langkah strategis jangka pendek dan jangka menengah," terangnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru