Lumajang (lumajangsatu.com) - Senimah (14) pelajar MTs Sunan Ampel Kandang Tepus harus mengalami nasib tragis. Pelajar tersebut harus tewas dan masih menggunakan seragam sekolah karena terlindas truk hingga kepalanya pecah.
Saat itu, korban dibonceng ayahnya hendak pulang ke Desa Burno. Saat melintas di jalan raya Senduro, ayah korban hendak mendahului sepeda ontel. Namun, dari arah belakang muncul truck dan menyenggol kendaraan korban.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Korban yang dibonceng langsung terpetal dan terlindas ban belakang truck sebelh kiri. Sedangkan ayah korban Ngatemin (30) mengalami luka serius karena juga terjatuh dan sedang dalam perawatan intensif.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Lukanya dikepalanya mas, saat mau pulang sekolah, pulangnya jatuh perkiraan terserempet truck mas,” ujar Karso, paman korban, Selasa (26/07/2016)
Kecelakaan tersebut sudah ditangani Satlantas Polres Lumajang. Sepeda motor korban, truck dan sopir truck juga telah diamankan di Satlanta Polres Lumajang.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
"Saat mendahului sepeda motor didepannya kurang cukup ke kanan sehingga terjadi kecelakaan, yaitu membentur mengenai bak sebelah kiri dari pada truck. Setelah itu korban terjatuh yang diboceng terlempar tepat di ban sebelah kiri truck sehingga terlindas dan meninggal di TKP,” ungkap Ipda Joko Tryono, Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang.(Mad/yd/red)
Editor : Redaksi