Lumajang(lumajangsatu.com)- Upacara bendera unik dalam memperingati hari kemerdekaan Ke-71 Republik Indonesia berlangsung khidmat meski digelar di dasar sungai asem, Kelurahan Rogotrunan Lumajang, Rabu pagi (17/08/16).
Menurut ketua rw setempat, Akhmad Nurhuda mengatakan upacara di sungai ini sengaja digelar selain untuk meningkatkan rasa nasionalisme pada bangsa dan negara, ia ingin warga yang tinggal disekitar sungai lebih mencintai lingkungan sungai agar lebih bersih dan asri.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Kali asem yang kemarin terjajah oleh sampah, sekarang merdeka dari sampah itulah yang kita harapkan bersama kedepannya mas," ungkapnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Sementara itu, peserta upacara mengaku senang meski harus basah dan berdiri ditanah becek bercampur air sungai karena upacara disungai ini masih tergolong jarang dilakukan oleh warga lain.
"Ya seneng banget mas, didaerah lain kan gak kayak gini. Lagi pula saya juga bisa lebih tahu banyak jika kelestarian sungai itu penting untuk dijaga," ungkap Ainis Khoiroh, salah satu warga setempat yang mengikuti upacara bendera di sungai.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Tidak hanya itu, dalam upacara kali ini warga pinggir sungai juga sepakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai, bahkan warga juga akan memberikan hukuman membersihkan sampah seharian kepada warga yang masih nekat membuang sampah kesungai. (Mad/red)
Editor : Redaksi