Lumajang (lumajangsatu.com) - Dari 11 Museum dari Jawa Tengah dan Jawa Timur berpatisipasi dalam memeriahkan HUT Museum Daerah Lumajang. Ada satu museum rakyat yakni Museum Puger yang dikelola oleh Setiypo Hadi atau yang akrab dipanggil Yopi.
Museum Puger dirintis sendiri bersama relawan yang peduli dengan sejarah Jember selatan. Kenapa diberikan nama "Museum Boemi Poeger" lantaran banyak data sejarah yang ditemukan dari sejumlah situs atay website terbitan Belanda.
"Ya ini kita rintis untuk menelusuri sejarah Jember," ungkapnya.
Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan
Keikusertaan dalam perayaan Museum Lumajang, menurut Yopi, sebuah penghargaan bagi Jember khususnya Boemi Poeger. Karena Lumajang mau mengundang Meseum yang didirikan oleh masyarakat. "Kita dari Jember belum memiliki Museum sejarah, jadi keikutan kami adalah sebagai wakil Jember," Jelasnya.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Ikuti Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM Lokal
Ratusan pengunjung sangat tertarik dengan Jember, lantaran memiliki data sejarah kolonial yang luar biasa. (ls/red)
Editor : Redaksi