Lumajang (lumajangsatu.com) - Pekerjaan Seks Komersial (PSK) di Kawasan Bebekan, Desa Kabuaran Kecamatan yang diamankan oleh Satpol PP meronta dan protes. Salah satu PSK berteriak jika sudah membayar biaya keamanan sebesar Rp. 150 ribu ke oknum petugas.
"Pak, biasanya aman, kita sudah iuran seratus lima puluh ribu rupiah perumah, kok sek ditangkap," teriak seorang PSK.
Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS
Petugas Satpol PP membantah tudingan dari PSK jika ada uang keamana. Karena, tidak ada sesuatu hal dari Satpol PP meminta uang keamanan.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
"Jika memang ada, silakan laporkan. Biar kita tindak siapa oknum yang bermain-main di sana," ungkap Kasi Ops Satpol PP, Bigyanto.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
Satpol PP akan tetap memproses tudingan dari PSK tersebut. Karena bisa merusak citra dan kredibilitas dari lembaga penegak hukum Pemkab Lumajang itu.(mad/ls/red)
Editor : Redaksi