Lumajang (lumajangsatu.com) - Pekerjaan Seks Komersial (PSK) di Kawasan Bebekan, Desa Kabuaran Kecamatan yang diamankan oleh Satpol PP meronta dan protes. Salah satu PSK berteriak jika sudah membayar biaya keamanan sebesar Rp. 150 ribu ke oknum petugas.
"Pak, biasanya aman, kita sudah iuran seratus lima puluh ribu rupiah perumah, kok sek ditangkap," teriak seorang PSK.
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Petugas Satpol PP membantah tudingan dari PSK jika ada uang keamana. Karena, tidak ada sesuatu hal dari Satpol PP meminta uang keamanan.
"Jika memang ada, silakan laporkan. Biar kita tindak siapa oknum yang bermain-main di sana," ungkap Kasi Ops Satpol PP, Bigyanto.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Satpol PP akan tetap memproses tudingan dari PSK tersebut. Karena bisa merusak citra dan kredibilitas dari lembaga penegak hukum Pemkab Lumajang itu.(mad/ls/red)
Editor : Redaksi