Aksi, Jurnalis Lumajang Kutuk Penganiayaan Wartawan di Madium Oleh Oknum TNI

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Aksi penganiayaan kepada wartawan TV di Madiun oleh oknum TNI disikapi wartawan Lumajang. Forum Komunikasi Wartawan Lumajang (FKWL) menggelar aksi damai dan mengecam kejadian tersebut.

"Kami mengutuk keras atas kejadian penganiyaan oleh oknum TNI kepada wartawan di Madiun," ujar Hrry Purwanto, wartawan beritajatim.com, Senin (03/10/2016).

Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong

Kejadian tersebut adalah kado buruk HUT TNI 5 Oktober, dimana aksi-kasi kekerasan masih dilakukan oleh oknum TNI. Seharusnya, TNI menjaga kemanan dan keutuhan NKRI, bakan malah berlaku main hakim sendiri. "Ini kado buruk HUT TNI kali ini," paparnya.

Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025

Achmad Arif, wartawan JTV juga mengecam aksi penganiyaan oleh oknuk TNI tersebut. FKWL meminta panglima TNI turun dan melakukan infetigasi serta menindak tegas oknum TNI yang telah melakukan penganiayaan tersebut.

Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang

"Panglima TNI harus turun langsung, jangan lagi ada kekerasan dan kerasan lagi yang dilakukan oleh oknum TNI," jelas ketua FKWL tersebut.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru