Lumajang (lumajangsatu.com) - Kabupaten Lumajang memiliki potensi perkebunan yang melimpah. Kopi Luwak Organik, juga banyak di kawasan lereng gunung Semeru tepatnya di Kecamatan Pasrujambe.
"Kopi Luwak kita adalah organik, berasal dari Luwak yang hidup bebas di alam bukan dibudidayakan," ujar Machmud Hadi, Kepala Kantor Perkebunan Kabupaten Lumajang, Selasa (18/10/2016).
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Para petani kopi bisanya langsung mengambil kopi-kopi yang telah dimakan oleh Luwak dikeluarkan saat buang kotoran. Setleh dikumpulkan, saat panen raya kopi, bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan kilo gram kopi Luwak Organik.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
"Kalau saat musim panen kopi, sangat banyak sekali mas, kita bisanya kerja sama dengan para kelompok petani kopi dan dikumpulkan menjadi satu," jelasnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Disekitar hutan lereng gunung Semeru masih banyak luwak (musang) yang berkjeliaran secara liar. "Luwak-luwak di lereng Semeru yang liar masih cukup banyak mas, semoga ini tidak akan berkurang atau punah," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi