Lumajang (lumajangsatu.com) - Belasan element masyarakat Lumajang dari Gerakan Masyarakat Peduli Pesisir (Gempar) menggelar aksi demo di depan Pemkab. Gempar mendukung langah pemeirntah pusat dalam gerakan sapu bersih pungli.
Gempar meminta Pemkab Lumajang memebntuk satuan tugas sapu bersih pungli seperti pungli bagi aramada pengangkut pasir. Sebab, lemahnya pengawasan bisa dimingkinkan terjadinya pungli bagi armada pengangkut pasir.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Kami meminta pak Bupati membuat satuan tugas sapu bersih pungli karena Lumajang sangat rawan dengan pungli terutama di armada pasir dan lainnya," ujar Nawawi korlap aksi, Senin (31/10/2016).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Basuni, Kasatpol PP Lumajang menyebut tidak ada pungli bagi armada truck pasir. Sebab, semua pasir yang keluar dari Lumajang sudah dilangkap dengan kartu kendali sebagi bukti pasir tersebut berasal dari lokasi berijin.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Semua pasir yang keluar dilangkapi dengan kartu kendali, yang itu membuktikan bahwa pasir yang daingkut berasal dari lokasi tambang berijin," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi