Demo 4 November di Lumajang Berjalan Damai dan Lancar

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Ratusan santri dari dari berbagai pondok pesantren yang tergabung dalam gerakan muslim pembela al-qur’an atau (Gempur) berkumpul di lapangan Kecamatan Klakah. Sebelum aksi turun jalan dilakukan pemimpin salah satu pesantren berorasi didepan ratusan santrinya.

Tidak hanya santri laki-laki, ratusan santri putri juga ikut aksi turun jalan dengan melakukan long march dari lapangan menuju jalan raya yang kemudian menuju kantor Kecamatan Klakah. Aksi turun jalan ini dilakukan sebagai bentuk upaya mendesak aparat penegak hukum segera memroses dugaan kasus penistaan agama.

Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong

"Tuntuntan aksi ini intinya ingin ditegakkannya hukum supaya Ahok diadili setimpal-timpalnya. Karena dari pihak negara ini sendiri khususnya pak Presiden yaitu Jokowi tidak ada tolenransi kepada umat Islam," ujar Rozi, korlap aksi 4 November di Lumajang, Jum'at (04/11/2016).

Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025

Mengantisipasi terjadinya kericuhan dalam demo Ahok ini, aparat penegak hukum menerjunkan sembilan puluh personil gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP setempat. Setelah menyampaikan aspirasinya, para santri langsung membukarkan aksinya dengan damai.

Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang

"Kurang lebih 90 personil untuk antisipasi pengamanan dugaan penistaan di Kecamatan Klakah. Alhamdulillah para santri dari berbagai pondokan lancar tidak ada masalah. Harapan saya karena masih anak-anak nanti kalau sudah selesai kembali ke pondoknya masing-masing yang dipimpin oleh ustad-ustad yang di pondokan,” ujar Kompol Sudarto, Kabag Ops Polres Lumajang.(Mad/yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru