Lumajang(lumajangsatu.com)- Salah satu korban insiden tenggelamnya kapal di perairan batam kepulauan riau pekan lalu ditengarai termasuk warga Lumajang, atas nama Satemah alias Nuryati (43) Warga Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung Lumajang.
Hal tersebut disampaikan Yulianto, anak ke-2 dari korban meninggal saat dikonfirmasi kerumah duka oleh sejumlah awak media. "Awalnya saya gak percaya mas, tapi setelah saya cek sendiri ke batam ternyata salah satu jenazah itu adalah ibu saya," ungkapnya, Kamis (10/11/2016).
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Meski begitu, jasad korban belum bisa dipulangkan karena terkendala identitas yang berbeda antara paspor dengan nama aslinya. "Katanya 3 hari lagi baru akan dipulangkan kesini mas," tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lumajang, Suharwoko. "Biasanya kalau ada TKI yang menjadi korbanĀ kecelakaan atau dideportasi kami selalu mendapat laporan mas," ungkapnya.
Masih katanya Suharwoko, menurutnya pihak pemerintah akan kembali berkoordinasi dengan BNP2TKI dan Disnakertrans Propinsi Jawa Timur terkait kejelasan identitas korban Sanemah alias Nuryati ini.
"Yang randuagung ini belum ada datanya di BNP2TKI, namun jika memang pasti warga Lumajang kami akan mengawal kepulangan jenasah kerumah duka," pungkasnya.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Seperti diberitakan, sebuah kapal tenggelam di perairan batam dengan jumlah penumpang kapal sebanyak 101 orang yang terdiri dari 3 crew dan 98 penumpang. (Mad/red)
Editor : Redaksi