Lumajang (lumajangsatu.com) - Polres Lumajang menggandeng TNI, Pemkab, tokoh masyarakat dan agama menggelar istigosah. Tujuannya satu, mendo'akan bangsa dan negara khusunya Lumajang agar tetap aman dan kondusif.
"Kita berdo'a agara bangsa dan negera lebih khusus Lumajang tetap aman dan kondusif," jelasnya.
Baca juga: Lewat Pandangan Umum, Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi Kinerja Sekaligus Beri Masukan Bupati Lumajang
Disinggung tentang rencana aksi 25 November dan 2 Desember sebagai aksi lanjutan belas Islam, Kapolres minta warga Lumajang tidak ikut datang ke Jakarta. Jika memiliki aspirasi cukup disampikan di Lumajang dengan prosedur yang sesuai aturan.
Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS
"Kami menghimbau warga Lumajang tidak ikut demo ke Jakarta, jika memiliki aspirasi silahkan sampai di Lumajang saja," pintanya.
Polres Lumajang juga terus memantau potensi tulisan berbau SARA di media ssoal atau hate speech. Ajakan penarikan uang masal atau Rush Money juga dalam pantuan polisi.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
"Kita terus pantau media sosial takut ada hate speech atau ajakan rush money dan kita bekerjasama dengan lembaga-lembag yang berkaitan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi