Lumajang (lumajangsatu.com) - Polres Lumajang menggandeng TNI, Pemkab, tokoh masyarakat dan agama menggelar istigosah. Tujuannya satu, mendo'akan bangsa dan negara khusunya Lumajang agar tetap aman dan kondusif.
"Kita berdo'a agara bangsa dan negera lebih khusus Lumajang tetap aman dan kondusif," jelasnya.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Disinggung tentang rencana aksi 25 November dan 2 Desember sebagai aksi lanjutan belas Islam, Kapolres minta warga Lumajang tidak ikut datang ke Jakarta. Jika memiliki aspirasi cukup disampikan di Lumajang dengan prosedur yang sesuai aturan.
Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak
"Kami menghimbau warga Lumajang tidak ikut demo ke Jakarta, jika memiliki aspirasi silahkan sampai di Lumajang saja," pintanya.
Polres Lumajang juga terus memantau potensi tulisan berbau SARA di media ssoal atau hate speech. Ajakan penarikan uang masal atau Rush Money juga dalam pantuan polisi.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
"Kita terus pantau media sosial takut ada hate speech atau ajakan rush money dan kita bekerjasama dengan lembaga-lembag yang berkaitan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi