Lumajang (lumajangsatu.com) - Untuk menyukseskan Program Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism), Warga Desa Ranu Pani Kecamatan Senduro menggelar Festival Semeru 26-27 November 2016. Yang mana, masyarakat yang menjadi pelaku pariwisatan dan pemerintah menjadi fasilitatornya.
Festival Semeru akan menjadi event tahunan bagi Lumajang yang digerakan oleh masyarakat sendiri. Sehingga, Ranu Pani tidak dikenal sebagai jalur pendakian, tetapi juga budaya masyarakat setempat.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
"Ya kita mendukung kegiatan ini," ungkap Deni Rohman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lumajang.
Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak
Bagi dia, dalam festival Semeru yang digelar warga Ranu Pani yakni upacara adat setempat, kesenian setempat. Selain itu lomba pencinta alam untuk bersihkan silvania di Ranu Pani. "Nantinya, ada tari jaranan kolosoal oleh 100 anak tengger Ranu Pani," terangnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Untuk menyukseskan Festival Tengger, warga sudah mulai menghiasi rumahnya dan melakukan bersih desa. Karena dibuka oleh Orang Nomor Satu di Lumajang, anak-anak Tengger sibuk latihan dilapangan desanya.(ls/red)
Editor : Redaksi