Lumajang (lumajangsatu.com) - Tari Godril Kolosal sambut rombongan arak-arakan Bupati Lumajang diperempatan Adipura, Kamis(15/12). Aksi seribu pelajar memukau dengan membentuk formasi bunga teratai.
Pantauan lumajangsatu.com, para pelajar sangat bersemangat menampilan tarian Godril yang merupakan tari pergaulan muda mudi Lumajang jaman dulu. Tarian ini dipentaskan saat bulan purnama dikala sedang jatuh cinta.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Penampilan tari godril ini dikarenakan sangat membudaya di Lumajang selain jaran kencak. "Kita pentaskan Godril, agar lebih memasyarakat," ujar Kabid Kebudayaan, Indrijanto.
Baca juga: Kemkomdigi Ajak Pemuda Lumajang Jadi Duta Digital Lawan Hoaks
Menurut dia, Tari Godril sudah menjadi kesenian khas Lumajang selain jaran kencak, kuda slining dan musik danglung. "Kenapa disajikan dalam kolosal, karena sebuah tarian pergaulan," paparnya.
Usai menari dihadapan Bupati, penari juga mengiring para petinggi saat hendak menunju ke lokasi utama prosesi Harjalu.(ls/red)
Editor : Redaksi