Lumajang (lumajangsatu.com) - Tari Godril Kolosal sambut rombongan arak-arakan Bupati Lumajang diperempatan Adipura, Kamis(15/12). Aksi seribu pelajar memukau dengan membentuk formasi bunga teratai.
Pantauan lumajangsatu.com, para pelajar sangat bersemangat menampilan tarian Godril yang merupakan tari pergaulan muda mudi Lumajang jaman dulu. Tarian ini dipentaskan saat bulan purnama dikala sedang jatuh cinta.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Penampilan tari godril ini dikarenakan sangat membudaya di Lumajang selain jaran kencak. "Kita pentaskan Godril, agar lebih memasyarakat," ujar Kabid Kebudayaan, Indrijanto.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Menurut dia, Tari Godril sudah menjadi kesenian khas Lumajang selain jaran kencak, kuda slining dan musik danglung. "Kenapa disajikan dalam kolosal, karena sebuah tarian pergaulan," paparnya.
Usai menari dihadapan Bupati, penari juga mengiring para petinggi saat hendak menunju ke lokasi utama prosesi Harjalu.(ls/red)
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Editor : Redaksi