Lumajang (lumajangsatu.com) - Harga cabe sampai pada titik yang sangat mahal dan membuat warga penggemar pedas menjerit. Di pasar baru Lumajang, harga cabe biasa 80 ribu rupiah per-kg dan cabe sret (rawit) tembus 100 ribu per-kg-nya.
"Harganya semakin mahal mas, cabe biasa 80 ribu, cabe sret 100 ribu, harganya semakin gak karuan," ujar Emmy, salah satu pembeli di pasar baru Lumajang, Jum'at (06/01/2016).
Baca juga: Kedungjajang Akan Kenalkan Sejarah Singo Wiguno, Patih Pertama Lumajang di Karnaval Kabupaten
Sebegai penggemar makanan pedas mengaku mendapatkan dampak dari mahalanya harga cabe. Sebab, harus menambah baiaya pengeluaran belanja karena sebelum cabe mahal beli 10 ribu saja sudah dapat banyak.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
"Susah pokoknya, barang-barang mahal, cabe mahal juga, pengelauaran belanja kebutuhan dapur jadi bertambah juga," jelasnya.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Mahalnya harga cabe juga dikeluhkan olah para pedagang. Sebab, warga yang biasa membeli cabe tidak belanja cabe padahal saat garga normal, penjualan cabe juga stabil. "Kalu cabe mahal, pembeli ogah untuk belanja cabe mas," jelas salah satu pedagang.(Yd/red)
Editor : Redaksi