Lumajang (lumajangsatu.com) - Air Terjun Kedung Kuwung di Dususn Suco Desa Pasrujambe menelan korban jiwa. Ajie Kharisma Putri (30) warga Tempeh Tengah guru SDN 01 Pasrujambe meninggal saat kegiatan olah raga renang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar jam 09.00 wib saat siswa-siswi beserta sang ibu guru menggelar olah raga di sungai. Entah mengapa, ibu guru mandi dan tersedot dipusaran air terjun Kedung Kuwung.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Air terjun tingginya sekitar 30 meter sehingga dibawah membentuk pusaran yang cukup dalam," ujar Hariyono Kades Pasrujambe, Sabtu (04/03/2017).
Air terjun Kedung Kuwung menjadi salah satu destinasi wisata di Pasrujambe. Dengan kejadian tersebut maka akan dipasang papan himbauan agar pengunjung tak mandi di pusaran air terjun.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Itu, kalau hari libur banyak yang datang mas, karena memang menjadi objek wisata di Pasrujambe," tambahnya.
Air terjun Kedung Kuwung memang berasal dari aliran sungai. Sehingga saat musim hujan air besar mengakibatkan arus air terjun sangat deras dan berbahaya.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
"Kalau musim hujan arus air terjun sangat deras dan besar dan sangat berbahaya, bahkan warga sekitar tidak berani untuk turun," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi