Lumajang (lumajangsatu.com) - Setelah terkatung-katung sebulan lebih, akhirnya jasad Umiasa TKI yang meninggal di Malaysia sampai di kampung halaman. Sekitar jam 22.10 wib (16/03) jasad sampai di Desa Umbul Kecamatan Kadungjajang.
Awalnya, pihak keluarga sudah pasrah jika jasad Umiasa dikuburkan di Malaysia, karena keluarga tidak punya biaya pemulangan. Difasilitasi Thoriqul Haq, anggota DPRD Jatim yang langsung berkomunikasi dengan Kementrian Tenaga Kerja, akhirnya jasad Umiasa dipulangkan dan dibiayai oleh nagara.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang membantu, sehingga jasad anak saya bisa dikubur disini," ujar Suyono, ayah Umiasa, Jum'at (17/03/2017).
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Sebelumnya, pihak Pemkab Lumajang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sudah mengirim berkas-berkas ke kedutaan di Malaysia. Termasuk surat tidak mampu dari Desa dan meminta pemulangan jenasah dibiayai oleh negara.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Umiasa berangkat menjadi TKI bulan Februari 2016 silam dengan jalur illegal. Tepat satu tahun, Umiasa sakit dan akhirnya meninggal setelah menjalani perawatan di Hospital Kajang Malaysia.(Yd/red)
Editor : Redaksi