Pilkada Lumajang 2018, Koalisi PDIP dan PKB Masih Terbuka

lumajangsatu.com
Agus Wicaksono, Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang

Lumajang (lumajangsatu.com) - Pilkada Lumajang 27 Juli 2018, koalisi PDI Perjunag dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih terbuka. Paslanya, koalisi Pilgub Jatim sudah mengusung pasangan Gus Ipul dan Azwar Anas yakni koalisi PKB-PDIP.

"Di Lumajang PDIP partai pemenang dan PKB pemenang kedua, bukan tidak mungkin bisa bergandeng. Saat ini komunikasi itu terus kita bangun," ujar Agus Wicaksono, ketua PDI Perjuangan Lumajang, Senin (23/10/2017).

Baca juga: Haul Bung Karno ke-56 di Senduro Berlangsung Khidmat, Polsek Siagakan Pengamanan

Namun, jika antara PKB dan PDIP memiliki kepentingan yang sama, yakni sama-sama mengusung calon bupatinya, kemunkinan besar komunikasi akan terhenti. Sedangkan PDIP yang sudah bisa mengusung calon bupati, tidak menutup diri untuk bisa berkolaisi dengan partai lainnya.

Baca juga: Telat Bicara, Kepercayaan Bisa Runtuh: Pemkab Lumajang Tegaskan Publikasi Harus Cepat dan Terbuka

"Namun, jika memiliki kepentingan yang sama yakni mengusung N-1 maka komunikasi itu tidak bisa dilanjutkan. Kita juga akan membuka untuk berkolaisi dengan partai lain," terang ketua DPRD Lumajang itu.

Baca juga: Lumajang Raih Bronze Award UB Halal Metric 2026, Ekosistem Halal Jadi Mesin Baru Ekonomi Daerah

Komunikasi PDIP dengan PKB hingga kini masih belum final dan dalam satu bulan akan segera dituntaskan agar segera bisa deklarasi pasangan calon bupati dan wakilnya. "Dalam satu bulan ini kita sudah harus menentukan bakal bupati dan wakilnya agar rekom segera turun dari DPP PDIP Perjuangan," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru