Lumajang (lumajangsatu.com) - Peta koaliasi partai politik dalam Pilkada Serentak di Jawa Timur dan Lumajang bisa dibilang tidak sejalan. Dimana, koliasi antara partai di pusat, Jawa Timur dan Lumajang berbeda sangat jauh, yang membuat pengurus partai sedikit kesulitan dalam melakukan sosialisai calon.
"Kalau kolisi pusat kita dari PKS, Gerindara dan PAN ya, namun di Lumajang dan Jatim hampir tidak bersamaan. PKS berkoliasi dengan PDI Perjunagan serta PKB di Jatim, namun di Lumajang sama-sama mengusung calon sendiri," ujar Khusnul Khuluq, ketua DPD PKS Lumajang, Senin (15/01/2018)
Baca juga: Haul Bung Karno ke-56 di Senduro Berlangsung Khidmat, Polsek Siagakan Pengamanan
Hingga kini PKS mengaku belum mendapatkan instruksi khusu dari DPP dan DPW PKS. Tim dari pasangan Gus Ipul dan Puti juga belum melakukan komunikasi dengan PKS Lumajang untuk membahas strategi pemenangan.
Baca juga: Telat Bicara, Kepercayaan Bisa Runtuh: Pemkab Lumajang Tegaskan Publikasi Harus Cepat dan Terbuka
Anang Syaifuddin, Ketua DPC PKB Lumajang mengaku tidak ada persoalan berarti, meskipun kolisi Jatim dan Lumajang berbeda. PKB mengaku sudah siap dalam melakukan kerja pemenangan, untuk calon Gubnernur Jatim dan calon Bupati Lumajang.
Berubahnya wakil Gubnernur dari Azwar Anas ke Puti Sukarno Putri, diakui sedikit berdampak pada proses sosilasasi. PKB harus melakukan kerja lebih keras agar sosialisai pasangan calon bisa sampai kepada warga Lumajang.
Baca juga: Lumajang Raih Bronze Award UB Halal Metric 2026, Ekosistem Halal Jadi Mesin Baru Ekonomi Daerah
"Kita dari PKB sudah siap melakukan kerja pemenagan Pilgub Jatim dan Pilkada Lumajang. PKB sudah sangat siap, meskipun detik-detik teriakhir ada perubahan wakil untuk pasangan Gus Ipul," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi