Lumajang (lumajangsatu.com) - Event Loemadjang Djaman Doloe yang akan diselenggarakan di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) sudah ditunggu-tunggu masyarakat Lumajang. Bahkan, sejumlah kelompok masyarakat hendak berpartisipasi di perhelatan satu tahun sekali.
Sayangnya, stand yang disediakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) sudah terisi semua. Sehingga, para peserta baik dalam dan luar kota yang ingin bergabung tidak mendapatkan stand khusus.
"Stand sudah terisi semua dari kecamatan, OPD dan perusahaan yang mulai awal mendukung Loemadjang Djadoel," ujar Kadisparbu Lumajang, Deni Rohman.
Bagi dia, ditahun ke 4 Djadoel partisipasi masyarakat Lumajang sangat tinggi untuk mengenalkan produknya. Bahkan, para pelaku seni juga ingin terlibat dalam menghibur. "Bahkan, Dinas UKM dan Koperasi Jawa Timur harus buat stand sendiri untuk berpatisipasi," paparnya.
Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan
Disparbud sudah memberikan standar bagi para pengisi stand dalam pameran di Loemadjang Djadoel dengan memaikai pakaian kuno. Karena event ini sangat tematik dan apresiasi para pengunjung dari luar kota sangat tinggi.
"Saat ini sudah proses pembuatan stand, tapi untuk hiasana dari para peserta," terangnya.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Ikuti Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM Lokal
Pelaksaanan Loemadjang Djadoel dimulai tanggal 8 -10 Desember 2018. Nantinya akan dibuka oleh Bupati Thoriqul Haq dan Wabup Bunda Indah. (ls/red)
Editor : Redaksi