Lumajang (lumajangsatu.com) - Gunung Wayang di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro pernah dibuka menjadi wisata camping ground. Namun, akhirnya ditutup karena ada gesekan dengan warga karena diduga ada kesalahpahaman.
"Dulu pernah dibuka untuk wisata camping ground oleh banyak pecinta alam, tapi kemudian ditutup karena ada gesekan dengan warga," ujar Aziz, PJ Kepala Desa Sumberwuluh, Kamis (20/12/2018).
BACA JUGA : Spot Selfie Gunung Wayang Akan Saingi Ketenaran B-29
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Pihak Desa Sumberwuluh sudah melakukan survey gunung Wayang untuk kembali dibuka untuk wisata. Pengelolaannya akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Gunung Wayang akan dibangun untuk wisata spot selfie dan juga camping ground. Spot view gunung Wayang akan mengarah ke Lumajang dengan melihat hamparan persawahan dan ke gunung Semeru.
"Spot viewnya sangat indah sekali, kita bisa melihat hamparan perswahan dan gunung Semeru," jelasnya.
Tak hanya itu, Desa Sumberwuluh juga berencana membuka wisata tracking dari gunung Wayang ke Geladak Perak di Piket Nol. Pihak Desa juga mulai mempersiapkan warga yang bisa menjadi guide yang sudah berpengalaman melintasi lebtanya hutan di lereng Semeru.
"Kita juga siapkan wisata tracking dari gunung Wayang tembus ke Geladak Perak," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi