Pasirian (lumajangsatu.com) - Komplotan maling sapi masih terus saja meneror masyarakat Lumajang. Kali ini, sapi milik Slamet (35'0 warga Dusun Kebonan Desa Condro Kecamatan Pasirian, Sabtu (19/1/2019) kemarin.
Beruntungnya, berkat kesigapan masyarakat dan anggota Polsek Pasirian yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran. Sapi yang hanya ditali pakai tampar, mampu ditemukan dan dipulangkan ke pemiliknya.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Informasi dihimpun di Mapolres Lumajang, Kejadian ini bermula , korban yang merasa tidak tenang dan ingin melihat kandang peliharaan nya. Sesampai di kandang, korban dibuat kaget dengan tidak ditemukanya ternak miliknya dan menemukan pintu kandang yang terbuat dari bambu telah terbuka lebar.
Ssapi betina jenis blesteran, berumur 2.5 Tahun yang memiliki warna bulu metah, tinggi 150 Cm serta bertanduk tingil sudah tak ditempat. Korban dibantu beberapa warga sekitar berinisiatif untuk berusaha menyisir guna menemukan sapi yang hilang.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Namun akhirnya sekitar pukul 06.00 WIB korban menghubungi kepala dusun selanjutnya melaporkan kehilangan hewan ternak tersebut ke Mapolsek Pasirian. "Petugas pun bergerak cepat dengan mendatangi TKP serta menyisir sekitaran kandang guna mencari kemungkinan kemanakah ternak tersebut dibawa lari. Akhirnya pencarian besar besaran pun dilakukan dibantu oleh warga sekitar," ungkap Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban.
Akhirnya, pencarian tersebut membuahkan hasil. Petugas berhasil menemukan sapi dengan ciri ciri sama persis dengan yang diberikan oleh korban di Dusun Timur Curah Desa Bago Kecamatan Pasirian. Jarak lokasi penemuan sapi tersebut dengan kandang sendiri adalah sekitar 3 Km.
"Alhamdulillah, Saya cukup lega dengan penemuan kembali sapi milik salah satu warga pasirian ini," jelasnya. (res/ls/red)
Editor : Redaksi