Lumajang (lumajangsatu.com) - Kinerja Tim Cobra Polres Lumajang di apresiasi Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Langkah polisi melakukan razia dor to dor untuk mencari sepeda bodong dinilai sebgai upaya untuk memutus mata rantai penjualan sepeda illegal.
Polisi telah melakukan upaya yang mengarah pada pangkal masalah di Lumajang. Dimana, Lumajang terkenal dengan maling sapi, begal motor dan pencurian sepeda motor.
Baca juga: NasDem Resmikan Kantor Baru di Lumajang, Targetkan 1 Kursi di Tiap Dapil pada 2029
"Pak Kapolres melakukan upaya yang langsung ke pangkal masalah. Polisi ingin berikan jaminan keamanan bagi masyarakat," ujar Thoriq, Selasa (07/05/2019).
Tak hanya Bupati, kalangan anggota DPRD Lumajang juga memberikan apresiasi kinerja polisi. Patroli skala besar, razia sepeda bodong dan pengejaran maling sapi adalah langkah nyata yang dilakukan oleh polisi untuk memberikan rasa aman.
Baca juga: Peduli Rasa Aman dan Nyaman, Warga Pandansari Lumajang Pasang Penerangan Jalan Secara Swadaya
"Sekarang kinerja polisi benar-benar dirasakan dampaknya oleh warga Lumajang," ujar H. Akhmat ST, Ketua DPC PPP Lumajang.
Sinergi antara TNI, Polri dan Pemkab Lumajang dalam menjaga keamanan harus terus ditingkatkan. Jika sinergi telah terbangun baik, maka Lumajang bisa akan terbebas dari citra kota begal dan maling sapi.
Baca juga: Oktafiyani Pimpin Pelantikan PAW Anggota DPRD Lumajang, Sofiana Yunita Resmi Gantikan Almarhum Amin
"Kita berharap sinergi antara Polri, TNI dan Pemkab Lumajang akan terus terjalin agar masyarakat merasa terlindungi," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi