BBM
Antrean SPBU di Lumajang Mengular, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Terus Diperkuat
Lumajang – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Lumajang sempat mengular. Kondisi tersebut membuat masyarakat khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Namun, Pertamina Patra Niaga memastikan masyarakat tidak perlu panik karena penyaluran Pertalite terus diperkuat dan stok di SPBU tengah dipulihkan.
Antrean BBM terjadi di sejumlah SPBU wilayah Jember, Lumajang, dan sekitarnya pada Sabtu (5/9/2026). Kondisi itu dipengaruhi gangguan distribusi akibat kemacetan panjang di jalur Ketapang, Banyuwangi, serta meningkatnya konsumsi BBM.
Pertamina mencatat realisasi penyaluran Pertalite pada 5 September 2026 telah mencapai sekitar 110 persen. Angka tersebut menjadi bagian dari upaya build up stock atau pengisian kembali stok di SPBU guna mempercepat pemulihan ketersediaan BBM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat yang muncul akibat antrean di sejumlah SPBU.
“Kami memahami adanya antrean yang terjadi di sejumlah SPBU Jember, Lumajang dan sekitarnya. Pertamina terus memperkuat penyaluran dan mengatur prioritas pengiriman, khususnya untuk SPBU di pusat kota. Di saat yang sama, kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujar Ahad, Selasa (8/9/2026).
Salah satu kendala utama distribusi terjadi di jalur Ketapang. Kemacetan dilaporkan mencapai sekitar 12 kilometer, sehingga waktu tempuh mobil tangki menuju SPBU di Jember dan wilayah sekitarnya menjadi lebih panjang.
Akibatnya, pengiriman BBM tidak dapat berlangsung seoptimal kondisi normal. Di sisi lain, konsumsi produk gasoline juga mengalami peningkatan.
Kekhawatiran masyarakat yang mendorong pembelian BBM secara berlebihan turut menambah tekanan terhadap ketersediaan stok di sejumlah SPBU.
Untuk mempercepat normalisasi, Pertamina melakukan penyesuaian pola distribusi berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait juga terus dilakukan, termasuk melalui optimalisasi dan skema alih supply.
Pertamina turut berkoordinasi dengan IT Tanjungwangi untuk memprioritaskan pengiriman BBM ke SPBU di kawasan pusat kota. Dukungan alih supply dari IT Surabaya dan IT Malang juga terus diupayakan agar armada dapat lebih difokuskan memperkuat pasokan untuk wilayah Lumajang, Jember, dan sekitarnya.
Pertamina memastikan penyaluran BBM terus dipantau berdasarkan kondisi di lapangan. Penyesuaian distribusi akan dilakukan apabila terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah tertentu.
Masyarakat pun diimbau tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan dan cukup mengisi sesuai kebutuhan. Pertamina berharap masyarakat tetap tenang sembari mengikuti informasi resmi mengenai ketersediaan BBM.
Selain itu, masyarakat dapat ikut mengawasi pelayanan di SPBU. Apabila menemukan dugaan penyalahgunaan atau pelayanan yang tidak sesuai ketentuan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur (Red).
Editor : Redaksi