Hari Pertama, Seleksi Divisi I PSIL Masih Sepi Peminat

Penulis : lumajangsatu.com -
Hari Pertama, Seleksi Divisi I PSIL Masih Sepi Peminat
Seleksi Pemaian Divisi I PSIL
Lumajang-Seleksi awal pemain PSIL divisi I Nasional  di Stadion Semeru Lumajang, Rabu(03/04/2013) sepi peminat. Pasalnya seleksi hanya diikuti oleh 45 pemain lokal yang dari segi skil dan permainan belum ada yang menonjol.

"Mungkin hari pertama, pemain Lumajang masih malu," kata Jonathan Agus Prihatno, pelatih PSIL.

Dari hasil pengamatan, dari 45 pemain hanya ada dua pemain lokal yang menonjol dan bila dipoles bisa menjadi pemain hebat. Dirinya berharap para pemilik klub internal PSIL bisa menyumbangkan pemain untuk ikut seleksi.

"Saya tidak ingin kuantitas, melainkan kualitas pemain Lumajang," terang mantan pelatih Persru persrui dan Persekam Metro itu.

Untuk mencari pemain lokal yang berkualitas, tambah Jonathan, pihaknya akan memperpanjang seleksi hingga Sabtu (06/04). Sehingga, para pemain bisa menunjukan kualitas sebenarnya.

"Kompetisi divisi I amat berat, jadi berharap pemain lokal Lumajang bertaji membawa PSIL ke jenjang lebih tinggi dikompetisi Nasional," terangnya.

Sementara, Ketua Umum PSIL Lumajang, H. Thoriq Alkatiri berharap pemain lokal Lumajang memperkuat klub kebanggaannya. Sehingga, pemain bola Lumajang bisa bertaji dan menghiasi kompetisi profesional baik Nasional dan Luar negeri.

"Kami manajemen ingin mengangkat prestasi sepak bola Lumajang," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Tag
1 Wisatawan Rp. 3.000

Akhirnya Wisata Kalipinusan Poncosumo Sumberwuluh Lumajang Terapkan Tiket Masuk Perkepala

Lumajang – Setelah viral dengan branding wisata alam dengan  hutan pinus di kaki Semeru dan terkenal dengan wisata murah, kini pengelola wisata Kalipinusan Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, resmi memberlakukan tarif masuk sebesar Rp 3.000 per orang mulai 1 April 2025 kemarin. Keputusan ini didasarkan pada perjanjian kerja sama (PKS) antara pihak pengelola dengan Perhutani, sebagaimana tertuang dalam Surat PKS No 03/PKS/BO/DIVREJATIM/2025.