Content: / /

Digrebek Polisi, 6 Penjudi Loncat Sungai Bondoyudo 1 Hilang

Peristiwa

09 Mei 2017
Digrebek Polisi, 6 Penjudi Loncat Sungai Bondoyudo 1 Hilang

TRC BPBD dan Basarnas melakukan pencarian di sungai Bondoyudo

Lumajang (lumajangsatu.com) - Polsek Rowokangkung mendapatkan informasi aktifitas judi cap jie kie di wilayah Rowokangkung Senin siang (08/05). 5 orang anggota Polsek langsung mendatangi lokasi judi untuk melakukan penggrebekan.

Namun, para penjudi kaget melihat kedatangan polisi dan langsung lari tunggang langgang. Karena menemui jalan buntu, 6 orang penjudi nekat terjun kesungai Bondoyudo sehingga polisi gagal melakukan penangakapan.

Hingga Selasa pagi (09/05/2017) salah seorang penjudi bernama Tridi alias Bendot warga Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung dilaporkan belum kembali kerumahnya. Akhirnya, polisi melakukan koordinasi dengan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pencarian.

"Kita belum tahu apakah yang satu ini tenggelam, atau memang melarikan diri dan belum kembali kerumahnya," ujar AKBP Raydian Kokrosono SIK, Kapolres Lumajang kepada sejumlah wartawan.

Dari lokasi penggrbekan arena judi, polisi mengamankan sejumlah perangkat judi, uang, 3 unit sepeda motor dan senjata tajam jenis celurit. Polisi belum bisa memastikan sepeda tersbut milik penjudi atau milik warga yang datang hanya untuk melihat.

"Kita amankan sejumlah perangkat judi, uang, 3 unit sepeda motor dan senjata tajam jenis celurit. Kita belum bisa menangkap para pelaku perjudian cap jie kie tersebut," pungkasnya.

Sementara itu, BPBD menerjunkan 3 unit perahu karet menyisir lokasi sungai Bondoyudo. Namun, tim pencari belum menemukan tanda-tana korban dilokasi pencarian.

"Kami melakukan sru dengan 3 unit perahu yang 2 dari TRC BPBD yang satu dari Basarnar dalam perjalanan dengan 20 orang anggota. Kita melakukan sru dengan bergantian dan melakukan sru air, terjun berenang di air dan tenggelam untuk mencari," jelas Peltu Sugiono, Komandan TRC BPBD Lumajang.(Yd/mad/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi