Lumajang (lumajangsatu.com) - Kedaulatan NKRI diganggu oleh teroris untuk merebut tambang emas hitam. Ratusan personil TNI AU langsung melakukan penghadangan dan menyerang musuh yang bisa mengancam keutuhan bangsa Indonesia di pesisir pantai Selatan Lumajang, Rabu (24/7/2019).
Belasan pesawat tempur langsung menyerang musuh yang sudah membuat barak untuk menganggu keutuhan NKRI. Pesawat Sukoi, F-16, Hawk langsung membombardir pertahanan lawan.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Pasukan Langit juga diterjunkan dengan menggunakan pesawat angkut Hercules. Ratusan prajurit menyerbut dengan cara terjun payung untuk menghadang musuh.
Baca juga: Bapemperda DPRD Lumajang Matangkan Naskah Akademik Raperda Pengembangan Koperasi
Ya itulah, gambaran dari latihan perang "Angkasa Yudha 2019" TNI AU di Air Weapon Range (AWR) Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh. Aksi penjaga keutuhan NKRI disaksikan ribuan masyarakat yang tumplek blek disekitar Trans Lock.
"Ya, ini adalah latihan besar TNI AU dalam menjaga Kedaulataan NKRI dari ancaman musuh," kata Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto pada wartawan.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri HPN 2026: Pers Adalah Pilar Transparansi Pembangunan
Menurut dia, prajurit TNI AU mampu menunjukan sebagai kekuatan tentara Indonesia dalam menghadapai musuh. Bahkan, dalam penggunaan alutsita terbaru sangat cepat beradaptasi.
"Inilah profesionalisme prajurit TNI AU," paparnya. (ls/red)
Editor : Redaksi