Teror Lempra Kaca Rumah

Lokasi Rumah Korban Pelemparan Batu Jadi Jalan Oreng Alakoh Malem

lumajangsatu.com
Jalan menuju rumah korban teror lempar batu di Kedungjajang cukup sepi

Lumajang (lumajangsatu.com) - Rois (52) warga Darungan Lor RT/27 RW/03 Desa Kedungjajang rumahnya dilempar batu orang tak dikenal. Ada 7 paving, 1 batu sungai yang diamankan oleh polisi dari rumah korban dan sejumlah pecahan kaca.

Rois mengaku tidur sekitar pukul 22.30 wib, dan pukual 23.00 wib mendengar suara yang keras. Dirinya bangun dan kaget disangka ada gempa dan ternyata kaca rumahnya sudah pecah dan ada paving batako didalam rumahnya.

Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35

"Saya keluar sudah tidak lihat orang, saya juga tidak dengan suara sepeda motor," jelas Rois, Sabtu (07/09/2019).

Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting

Jubat Harianto, Kepala Desa Kedungjajang menyatakan bahwa jalan Sumbertopo dengan kanan kiri kebun tebu dan sengan biasanya jadi perlintasan maling sapi (alakoh malem). Korban Rois juga pernah kehilangan dua ekor sapi sekitar 5 bulan lalu, namun berhasil ditemukan setelah dilakukan pengejaran.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pelantikan Pj Kades Wates Kulon, Tekankan Kesinambungan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Di rumah korban, biasanya banyak orang orang kumpul sampai malam. Kemungkinan, para pelaku merasa terganggu sehingga melakukan teror kepada korban, karena merasa terganggu. "Di rumah ini kadang jadi tempat kumpul-kumpul orang hingga malam, mungkin ada yang terganggu," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru