Jatiroto - Maling sepeda motor mulai merajalela semenjak pindah tugasnya AKBP DR. Arsal Sahban SIK. Matasan (58) warga Dusun Krajan II RT 11 RW 02 Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto jadi korban pencurian, Rabu dini hari (04/12/2019).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Dua sepeda motor Mega Pro dan Honda Star raib digondol kawanan maling. Pelaku meloncat pagar kemudian membuka garasi dan merusak pintu gerbang kemudian kabur membawa sepeda motor korban. "Dua sepeda yang dicuri mas," ujar Fathur Rizal anak korban kepada Lumajangsatu.com.
Sekitar pukul 01.00 dini hari istri korban keluar karena mendengar banyak suara sepeda motor. Namun, korban tidak curiga karena hampir setiap malam didepan rumahnya ramai dengan orang mancing.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Setelah pukul 02.00 wib korban keluar hendak pergi ke mushalla dan mendapati gembok gerbang hilang. Korban curiga dan melihat di garasi dua sepedanya sudah hilang dari tempatnya. "Gembok gerbang hilang, ayah saya mulai curiga dan melihat garasi sepeda sudah tidak ada," paparnya.
Korban tetap pergi ke mushalla untuk shalat malam. Pagi harinya, korban melapor kejadian pencurian tersebut ke Polsek Jatiroto. "Tadi polisi sudah datang ke rumah dan saya diminta datang ke kantor untuk melapor," pungkasnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Informasi warga, dalam 10 hari terakhir sudah ada 3 kali pencurian sepeda motor. Kawanan maling nampaknya mulai bekerja kembali setelah istirahat hampir 11 bulan, karena takut pada Tim Cobra yang dipimpin AKBP Arsal Sahban SIK.(Yd/red)
Editor : Redaksi