Candipuro - Persoalan sampah di Kabupaten Lumajang memang perlu mendapat perhatian serius, salah satunya di kawasan Pondok Pesantren. Hal ini disampaikan pengurus Ponpes Ulul Albab, Gus Fahrur rozi di Jl. Panggung Lombok, Desa/Kecamatan Candipuro, Jum'at (06/12/2019).
"Pemerintah Lumajang perlu mengandeng Ponpes dalam kampanye peduli lingkungan dan pengelolaan sampah," kata Gus Eros, sapaan Fahrur Rozi saat dihubungi lumajangsatu.com.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Dia menceritakan, pondoknya dengan santri memiliki kegiatan Jum'at bersih. Sampah ditempatkan disalah satu kawasan Ponpes dan terus menumpuk.
"Untuk membuang ke TPA membutuhkan bantuan mobil truk," terangnya pria yang menjabat sebagai Ketua GP Ansor Lumajang itu.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Kemudian dia berkoordinasi dengan Plt Kadinkes, dr. Bayu dan kemudian disarankan menghubungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Gus Eros langsung mengkontak PLt Kadis LH, Yuli Haris dan direspon langsung.
"Kayak program DLH untuk sampah ponpes belum ada dan ini penting untuk di programkan," paparnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Gus Eros berpendapat Ponpes selalu mengajarkan pada santri soal kebersihan sebagian dari Iman.Namun belum ada sentuhan program baik dalam pengolahan dan bank sampah.
"Semoga kedepan ada kegiatan ril bagi ponpes," jelasnya. (ls/red)
Editor : Redaksi