Hanya Bagi KPM Kaya

Ini Tanggapan Cak Thoriq Pro-Kontra Lebelisasi Keluarga Miskin KPM PKH

lumajangsatu.com
Cak Thoriq sedang mengecat rumah KPM PKH

Lumajang - Pro dan kontra pengecatan (lebelisasi) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) ditanggapi Thoriqul Haq, Bupati Lumajang. Lebelisasi akan berlanjut, Namun, KPM PKH yang mampu saja rumahnya akan ditulis "Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial PKH dan BPNT".

"Yang akan kami lebelisasi adalah yang mampu. Jadi yang miskin tidak akan kami lebelisasi," ujar cak Thoriq kepada Lumajangsatu.com, Jum'at (13/12/2019).

Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot

Petugas pendamping PKH dan Pemkab Lumajang akan melakukan identifikasi KPM PKH yang mampu dan jadi prioritas untuk diberi lebel "Kelurga Miskin". Semisaal, punya seeda motor, rumahnya bagus, punya pekerjaan mapan tapi masih menjadi KPM PKH.

Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA

"Kita sampaikan pada yang mampu mau mundur atau diberi lebel bertuliskan keluarga miskin," paparnya.

Jika bersedia mundur, maka petugas sudah menyipkan surat pernyataan bermatrai. Jika tidak mau mundur, maka harus rela rumahnya di cat dengan tulis "Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial PKH dan BPNT".

Baca juga: Tengahi Konflik Pengelolaan Tumpak Sewu, Komisi B DPRD Lumajang Dorong Mekanisme Perjanjian Kerja Sama

Pelebelan bukan berniat untuk menghina, karena yang dicat hanya yang mampu saja. "Apa menghinanya, lawong yang dilebeli yang mampu yang miskin tidak," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru