Lumajang - Polemik Logo City Branding Lumajang Eksotik diduga plagiat dari sebah font sebuah obyek wisata pantai di Jakarta. Kemudian disayangkan oleh pemilik desain BIDADARI mirip dengan LUMAJANG Eksotik menjadi perhatian publik melalui media sosial.
Bupati Thoriqul Haq yang menyampaikan pemenanganya Amar Ma'aruf asal Bayuwangi dan mengajar di kampus Malang. Namun masih ada revisi sebagian.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Terkait polemik, Cak Thoriq akan melakukan komunikasi dengan Bayu Candra pemiliki logo BIDADARi. Mengenai mirip tidak mirip atau plagiat atau tidak adalah subyektif.
"Kami ingin segera ada titik temu dengan pemilik desain Bidadari," jelasnya pada wartawan usai memimpin mutasi ASN di pendopo Kabupaten, Selasa (31/12/2019).
Baca juga: Bapemperda DPRD Lumajang Matangkan Naskah Akademik Raperda Pengembangan Koperasi
Menurut dia, Lumajang sedang berkeinginan kuat membangun kebersamaan dalam pembangunan. Sehingga pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung.
"Mengenai perbedaaan pendapat dan kekurangan, saya menerima secara terbuka. Tolongan jangan nyinyiran," paparnya.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri HPN 2026: Pers Adalah Pilar Transparansi Pembangunan
Polemik Logo Lumajang Eksotik terus menjadi perbincangan bukan hanya di medsos facebook. Namun juga di warung kopi dan ruang-ruang inteletuak serta kreatifitas. (ls/red)
Editor : Redaksi