Utang Piutang 10 Tahun Silam Berdarah

Kisah Tragis Jumadi Tagih Utang Motor ke Kakak Harus Hilang Nyawa

lumajangsatu.com
Korban saat hendak dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr Haryoto untuk di utopsi.

Lumajang - Jumadi (40) dibacok keponakannya warga Dusun Gentengan Desa Condro Kecamatan Pasirian tewas bersimbah darah dengan kondisi mengenaskan, Rabu (22/01/2020).

Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto menuturkan bahwa awal permasalahan itu, 10 tahun yang lalu kakak korban bernama Ahmad Zaidi (58) meminjam sepeda motor milik korban untuk dijual dan uangnya digunakan hajatan.

Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot

Pada saat itu korban datang meminta dibelikan motor namun kakaknya belum bisa membelikan karena tidak punya uang. Bermula dari situlah korban marah hingga terlibat cekcok mulut, tapi oleh kerabatnya berhasil dilerai dan dianggap tidak ada masalah.

Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA

Kerabatnya menghubungi Ahmad Zaidi supaya masalah tersebut segera terselesaikan namun beberapa saat kemudian korban keluar sambil membawa celurit berusaha membacok kakaknya. Bersamaan dengan itu Zainul (pelaku) anak dari kakak korban datang.

Melihat ayahnya mau dibacok oleh korban, pelaku masuk ke dalam rumahnya mengambil senjata tajam kemudian membacok korban mengenai bagian leher. Karena luka yang dialami parah seketika itu korban meninggal dunia.

Baca juga: Tengahi Konflik Pengelolaan Tumpak Sewu, Komisi B DPRD Lumajang Dorong Mekanisme Perjanjian Kerja Sama

"Lokasi kejadian di depan teras rumah kakak korban" Ungkap Kapolsek Pasirian Iptu Agus. (ind/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru