Lumajang - Dampak dari wabah covid-19 sangat dirasakan oleh dunia pendidikan dan diliburkan hingga awal bulan puasa. Namun, banyak peserta didik masih kebingungan untuk mengikuti kegiatan proses belajat mengajar online dikeluhakan wali murid.
"Kami berharap Dinas Pendidikan ditengah wabah ini bisa tetap melayani pendidikan bagi anak-anak pelajar dengan baik," kata Wakil Ketua DPRD Lumajang, H.Akhmat pada lumajangsatu.com, Kamis (02/4/2020).
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Menurut dia, untuk peserta didik SD masih ada anak atau orang tua tidak memiliki ponsel canggih. Kemudian untuk paketan data akan menambah pengeluarkan baru disaat social dan physical distancing diberlakukan.
"Semoga penyelenggaraan belajar online atau daring bisa dinikmati semua kalangan pelajar," paparnya.
Baca juga: Bapemperda DPRD Lumajang Matangkan Naskah Akademik Raperda Pengembangan Koperasi
DPRD melihat banyak sekali kendala yang dirasakan wali murid mengenai peralatan ponsel, paketan dan sinyal. Sehingga, ada kebijakan yang jelas dari dispendik untuk pelayanan bagi peserta didik.
"Kita semua sedang prihatin dengan wabah, apalagi sebentar lagi ada ujian sekolah dan penerimaan siswa baru, sistemnya seperti apa," ungkapnya koordinator Komisi D DPRD LUmajang itu.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri HPN 2026: Pers Adalah Pilar Transparansi Pembangunan
Akhmat sudah meminta ke Komisi D untuk melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Dispendik untuk sistem belajar dan ujian daring.
"Pendidikan harus jalan terus, meski tatap muka tidak diberlakukan ditengah wabah ini," pungkasnya. (ls/red)
Editor : Redaksi