Tempursari - Hujan lebat dan ombak pasang mengakibatkan banjir di kawasan TPI Tempursari Desa Bulurejo. Warga sudah bergotong royong menyudet (membedah) aliran air ke laut agar tidak terjadi genangan.
Namun, karena ombak besar dan terjadi abrasi sehingga air laut malah masuk ke muara sungai. Banjir kemudian menggenangi area permukiman warga dan juga lahan persawahan milik petani Tempursari.
Baca juga: Pemkab Lumajang Larang ASN Live di Media Sosial Saat Jam Kerja, Tegaskan Disiplin dan Etika Digital
Baca juga: Polres Lumajang Hadiri Perayaan Natal BKSAG 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi dan Keamanan
"Kemarin hujan lumayan deras, air tidak bisa mengalir ke laut karena ombak laut lumayan besar, sehingga membanjiri wilayah pemukiman dan pertanian di Desa Bulurejo," ujar Sarjito S.STP, Camat Tempursari kepala Lumajangsatu.com, Rabu (27/05/2020).
Karena kondisi air belum surut, warga tetap siaga antisipasi hal terburuk. Jika kondisi air tidak kunjung surut dan semakin besar, kemungkinan akan dilakukan upaya evakuasi kepada warga untuk menghindari kejadian terburuk. Ada dua RT sekitar 80 KK di kawasan TPI Tempursari yang mengalami dampak paling parah.
Baca juga: Persempit Ruang Gerak Kriminalitas, Polsek Kunir Intensifkan Patroli Jalan Raya
"Ini warga masih siaga, seandainya kondisi semakin memburuk, mungkin akan dilakukan tindakan evakuasi/mengungsikan warga," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi