Lumajang - Ely Hartanik pengrajin batik Lumajang berkreasi dengan pembuatan batik baju santai, yang harganya terjangkau. Guna mempertahankan eksistensi usahanya di tengah gempuran Pandemi Covid 19.
Segala sektor kehidupan beberapa bulan belakangan ini, mengalami tekanan yang berarti termasuk pada sektor kerajinan batik.
Baca juga: Kedungjajang Akan Kenalkan Sejarah Singo Wiguno, Patih Pertama Lumajang di Karnaval Kabupaten
Pengrajin batik asal desa Yosowilangun Lor Kecamatan Yosowilangun Ely Hartanik mengungkapkan bahwa selama pandemi usahanya mengalami penurunan. Untuk menjaga eksistensinya dia produksi batik kain untuk baju santai yang harganya lebih terjangkau.
"Saya coba buat batik dari kain santung atau goyor yang dibuat untuk baju santai. seperti yang saya pakai ini mas,"ungkapnya saat ditemui Lumajangsatu.com di rumahnya, Jumat(02/10/2020).
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Kreasinya tersebut banyak diminati masyarakat, sehingga produksinya tetap jalan ditengah pandemi Covid 19.
"Harganya 100 ribu hingga 125 mas,"jelasnya.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Untuk membantu usahanya Ely Hartanik dibantu 8 karyawanya. Guna karyawanya memiliki skill batik yang handal, Ely Hartanik mendidik karyawanya mulai dari O.
"Saya latih mas, sampai mahir. Saya juga sering nerima siswa yang mau belajar batik, yaa saya suruh kesini untuk belajar,"pungkasnya. (Oky/ls/red)
Editor : Redaksi