Lumajang - Pendakian Gunung Semeru ditutup sementara mulai har ini, Selasa (30/11/2020) sampai waktu yang tidak ditentukan. Hal tersebut dilakukan imbas keluarnya lava pijar serta adanya 3 kali letusan pada, Sabtu kemarin.
Plt Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Agus Budi Santoso, mengungkapkan jika Gunung Semeru terpantau mengalami 3 kali letusan dengan tinggi asap kurang lebih 100 meter.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Berdasarkan kejadian tersebut, serta mengantisipasi gugurnya kuba lava dikawah Jonggring Saloka, dan memperhatikan keselamatan pendaki maka pendakian ditutup oleh Balai Besar TNBTS.
Hal tersebut dibenarkan oleh Wawan Hadi, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Pendakian ditutup mulai hari ini, sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Itu karena masih ada lava pijar,"katanya
Dia menjelaskan jika adanya lava pijar sudah sering terjadi pada gunung berapi aktif, untuk Gunung Semeru masih ada di status Waspada level 2.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
"Untuk masyarakat tetap tenang, yang penting waspada,"pungkasnya. (Oky/ls/red)
Editor : Redaksi