Lumajang - Pendakian Gunung Semeru ditutup sementara mulai har ini, Selasa (30/11/2020) sampai waktu yang tidak ditentukan. Hal tersebut dilakukan imbas keluarnya lava pijar serta adanya 3 kali letusan pada, Sabtu kemarin.
Plt Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Agus Budi Santoso, mengungkapkan jika Gunung Semeru terpantau mengalami 3 kali letusan dengan tinggi asap kurang lebih 100 meter.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Berdasarkan kejadian tersebut, serta mengantisipasi gugurnya kuba lava dikawah Jonggring Saloka, dan memperhatikan keselamatan pendaki maka pendakian ditutup oleh Balai Besar TNBTS.
Hal tersebut dibenarkan oleh Wawan Hadi, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
"Pendakian ditutup mulai hari ini, sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Itu karena masih ada lava pijar,"katanya
Dia menjelaskan jika adanya lava pijar sudah sering terjadi pada gunung berapi aktif, untuk Gunung Semeru masih ada di status Waspada level 2.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Untuk masyarakat tetap tenang, yang penting waspada,"pungkasnya. (Oky/ls/red)
Editor : Redaksi