Pronojiwo - Aktifitas Gunung Semeru kian meningkat, warga dilereng Gunung Semeru tepatnya di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo di evakuasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang. Namun banyak warga punya nyali besar, warga berkumpul melihat aliran lahar panas.
Warga yang ada di area penambangan pasir di Desa Curah Kobokan, untuk melihat aliran lahar sempat berhamburan lari keatas, hal tersebut karena ada salah satu warga yang teriak. "Ada letusan-ada letusan," suara yang membuat warga panik.
Baca juga: Lewat Pandangan Umum, Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi Kinerja Sekaligus Beri Masukan Bupati Lumajang
Baca juga: Gelombang Tinggi Renggut Nyawa Nelayan, Jenazah Sugi Ditemukan Terdampar di Pantai Savana Lumajang
Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, warga kembali berbondong-bondong melihat lahar panas yang bergerilya, di rute sungai penambangan pasir. Tak hanya warga sekitar, warga luar desapun datang, berbondong-bondong melihat lahar.
"Saya dari Sumber Wuluh mas, penasaran jadi kesini,ini sama temen-temen saya" kata Imam pada Lumajangsatu.com, Selasa (01/12/2020).
Baca juga: Pemkab Lumajang Siapkan Tambahan Beasiswa Kuliah, Mahasiswa Kurang Mampu Jadi Prioritas
Berdasarkan pantauan Lumajangsatu.com dilokasi aliran lahar di Dusun Sumpit Urang, Desa Curah Koboan, Kecamatan Pronojiwo. Warga silih berganti berbondong-bondong ke lokasi aliran lahar, diantara mereka terlihat menyebarkan gambar aliran lahar di media sosial.(Oky/yd/red)
Editor : Redaksi