Lumajang - Musim hujan terjadi menjelang akhir tahun berdampak terhadap meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas di Lumajang. Hal ini disebabkan berbagai faktor penyebabnya.
Adapun 5 jalur lalul lintas rawan kecelakaan serta sering memakan korban jiwa saat hujan tiba. Dari data Satlantas Polres Lumajang jalan Raya Tekung-Yosowilangun Desa Wonokerto menempati urutan pertama lokasi paling rawan kecelakaan.
Baca juga: Do'a Lintas Iman Tutup Musim Tanam 2025 di Gunung Lemongan Lumajang
Kemudian jalan raya Kedungjajang-Klakah, jalan raya Klakah-Ranuyoso, serta Jalan raya Soekarno-Hatta Kecamatan Sukodono dan terakhir jalan raya Wonorejo-Jatiroto. Lokasi jalan lurus dan sebagian mulus membuat pengemudi terkadang kurang waspada.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dukung Ranupani Jadi Desa Tangguh Bencana - DESTANA
Titik lokasi rawan kecelakaan itu ditentukan berdasarkan kasus kecelakaan yang terjadi pada bulan Januari-September 2020. Kecelakaan juga kebanyakan melibatkan pengendara motor.
"Lebih dari 60 persennya korbannya pengendara sepeda motor. Mayoritas penyebabnya out of control (lepas kendali) saat berkendara," Kata Kanit Laka Lantas Polres Lumajang, Ipda Loni pada lumajangsatu.com, Senin (14/12/2020).
Baca juga: BPBD Resmi Bentuk Desa Tangguh Bencana di Ranupani
Meski mengalami penurunan, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas selama pandemi Covid 19 di Lumajang. Namun hampir terjadi ketika musim penghujan. (Ind/ls/red)
Editor : Redaksi