Sukodono - Hujan yang mengguyur Lumajang khususnya di wilayah Senduro, Padang dan Gucialit membuat warga Kutorenon Kecamatan Sukodono siaga. Pasalnya, warga trauma dengan banjir bandang yang terjadi di akhir bulan Februari lalu.
"Warga sekarang siaga mas," ujar Ikhsan, Kepala Dusun Biting I Desa Kutorenon kepada Lumajangsatu.com, Senin malam (08/03/2021).
Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak
Warga siaga karena debit air sungai yang mengepung Dusun Biting I dan II mulai naik. Warga khawatir jika hujan terus turun diwilayah atas, banjir akan kembali melanda. "Sungai sudah peres mas," imbuhnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Satgas Keamanan Desa (SKD) bersama anggota Polsek Sukodono juga berkeliling memastikan kondisi warga aman. Jika debit air terus naik, maka warga akan segera mengungsi.
"Wilayah atas informasinya ada yang masih hujan dan sebagain sudah reda hujannya," tuturnya.
Warga Kutorenon, Bondoyudo dan Selokbesuki dibuat trauma dengan banjir badang di akhir bulan Februari. Hingga kini, jalan-jalan masih banyak lumpur dan sampah-sampah belum sepenuhnya bersih akibat banjir yang melanda.(Yd/red)
Editor : Redaksi