Ngobrol Bareng Kadin dan Aspilu

Pemkab Buka Investasi Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Utara

lumajangsatu.com
Thoriqul Haq (Cak Thoriq) saat musyawarah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Asosiasi Pengusaha Industri Lumajang (Aspilu), di halaman belakang Pendopo Arya Wiraraja, Senin (27/4/2021).

Lumajang - Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan utara, Pemerintah Kabupaten Lumajang membuka peluang untuk para pengusaha yang ingin berinvestasi membangun industri yang tematik, seperti halnya produksi pengolahan kayu.

"Jadi bagi teman-teman yang ingin investasi dan perluasan produksi, kami membuka pintu untuk itu, harapan kami (pemerintah, red) letaknya akan kita fokuskan di beberapa kawasan utara, mulai Kecamatan; Klakah, Ranuyoso, Kedungjajang dan Randuagung," terang Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq) saat musyawarah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Asosiasi Pengusaha Industri Lumajang (Aspilu), di halaman belakang Pendopo Arya Wiraraja, Senin (27/4/2021).

Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Cak Thoriq juga mengatakan, terbukanya industri merupakan salah satu langkah-langkah pemerintah dalam menangani problematik (permasalahan) sosial, pendidikan maupun ekonomi di kawasan utara.

Menurutnya, dengan adanya industri tematik, nantinya akan memberikan paluang bagi masyarakat sekitar untuk mendapat akses pekerjaan dalam menumbuhkan perekonomian mereka.

Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader

"Ada di wilayah utara yang problematika sosial, ekonomi dan pendidikannya perlu diintervensi dengan cepat, salah satu harapan kami adalah adanya industri tapi yang tematik, seperti produksi pengolahan kayu. Dengan adanya industri tentu akan mempercepat soal pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Thoriq juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha industri yang telah berpatisipasi sekaligus berinvestasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab dengan adanya industri pengolahan kayu masyarakat bisa memperoleh pendapatan yang bisa diukur.

Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan

"Saya dan Bunda Indah, menyampaikan terimakasih yang tak terhingga atas seluruh partisipasi dan investasi yang betul-betul nyata, ini menjadi sektor yang unggulan di Lumajang," pungkasnya. (komin/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru