Lumajang - Dam groundsill atau dam sabuk untuk pengaman bendungan Gambiran jebol. Hujan deras mengakibatkan debit air naik, sehingga bagian tengah dam groundsill jebol.
"Saya cek tadi memang jebol mas," ujar Joko Sambang Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekontruksi (KRR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Kamis (05/08/2021).
Baca juga: Pemkab Lumajang Larang ASN Live di Media Sosial Saat Jam Kerja, Tegaskan Disiplin dan Etika Digital
Jika debit air terus membesar, maka kondisi dam akan semakin parah. Sidemintasi yang terbentuk akan habis terbawa air ke hilir. Sedangkan bendungan Gambiran sudah lama jebol akibat diterjang banjir besar beberapa bula lalu.
Baca juga: Polres Lumajang Hadiri Perayaan Natal BKSAG 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi dan Keamanan
BPBD sudah melakukan komunikasi dengan unit teknis dari Provinsi untuk melihat seberpa berat kerusakannya. Nantinya akan dilakukan kajian untuk langkah penanganan jangka panjang dan penanganan daruratnya.
Sementara itu, Taufiq salah seorang warga Gambiran menyatakan dengan jebolnya dam itu, maka sumur-sumur milik warga akan semakin kering. Pasalnya, dengan jebolnya bendungan Gambiran beberapa bulan lalu, sudah mengakibatkan sumur warga mengering.
Baca juga: Persempit Ruang Gerak Kriminalitas, Polsek Kunir Intensifkan Patroli Jalan Raya
"Sumur warga akan semakin mengering mas, karena air langsung mengalir ke hilir," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi