Lumajang - Bantuan untuk pembangunan rumah korban gempa Tempursari dan Pronojiwo tak jelas kabarnya. Bupati Lumajang Thoriqul Haq akan ke Jakarta untuk menanyakan kejelasan bantuan yang dijanjikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Saya akan ke Jakarta, untuk menanyakan kejelasan bantuan untuk korban gempa di Lumajang," jelas cak Thoriq, Selasa (07/09/2021).
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Pemerintah Kabupaten Lumajang secara adminitrasi sudah melengkapi agar bantuan bisa turun kepada warga termdapak gempa. Secara aturan, korban gempa juga wajib mendaptakan bantuan untuk membangun hunian tetap. "Daerah lain bantuan dari pusat untuk korban gempa juga belum turun," jelasnya.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Saat ini, ratusan kepala keluarga (KK) masih menempati hunian sementara (Huntara) yang dibangun dari dana APBD, bantuan masyarakat dan relawan. Karena hunian sementara, maka kondisinya sangat tidak layak.
Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Lumajang Turun ke Jalan Sasar Sopir Truk
"Saat ini ratusan KK masih menemapti hunian sementara. Itu berasal dari dana APBD, bantuan relawan dan masyarakat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi