Lumajang - Bantuan untuk pembangunan rumah korban gempa Tempursari dan Pronojiwo tak jelas kabarnya. Bupati Lumajang Thoriqul Haq akan ke Jakarta untuk menanyakan kejelasan bantuan yang dijanjikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Saya akan ke Jakarta, untuk menanyakan kejelasan bantuan untuk korban gempa di Lumajang," jelas cak Thoriq, Selasa (07/09/2021).
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Pemerintah Kabupaten Lumajang secara adminitrasi sudah melengkapi agar bantuan bisa turun kepada warga termdapak gempa. Secara aturan, korban gempa juga wajib mendaptakan bantuan untuk membangun hunian tetap. "Daerah lain bantuan dari pusat untuk korban gempa juga belum turun," jelasnya.
Saat ini, ratusan kepala keluarga (KK) masih menempati hunian sementara (Huntara) yang dibangun dari dana APBD, bantuan masyarakat dan relawan. Karena hunian sementara, maka kondisinya sangat tidak layak.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
"Saat ini ratusan KK masih menemapti hunian sementara. Itu berasal dari dana APBD, bantuan relawan dan masyarakat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi