Lumajang - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menutup kegiatan Diklatsar Banser Satkoryon Banser Angkatan ke-16 Tahun 2021 di Lapangan Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Minggu (3/10) kemarin.
Bupati yang juga sebagai Komandan Banser Lumajang berpesan agar setelah resmi menjadi keluarga Banser Lumajang untuk senantiasa menjaga loyalitas kepada Nahdlatul Ulama.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Begitu menjadi keluarga besar banser itu artinya dicetak dijadikan orang yang siap mati untuk NU, tidak ada kata tidak untuk NU, tidak ada kata tidak bersedia untuk NU," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Cak Thoriq sapaan akrabnya juga mengapresiasi semangat jajaran Satkoryon Klakah yang sukses menyelenggarakan Diklatsar Banser yang diikuti tidak hanya calon anggota dari Klakah, melainkan beberapa dari wilayah yang lain.
Baca juga: Bapemperda DPRD Lumajang Matangkan Naskah Akademik Raperda Pengembangan Koperasi
Sebagai penerus Hisbullah yang turut memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia, Banser juga memiliki tugas yang sama dalam menjaga NKRI. Untuk itu, Cak Thoriq meminta agar anggota Banser tidak main-main.
"Banser tidak boleh lengah dengan hiruk pikuk yang menyalahgunakan dan harus menentang yang akan merubah bangsa indonesia," ujarnya.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri HPN 2026: Pers Adalah Pilar Transparansi Pembangunan
Selanjutnya, Cak Thoriq mengucapkan selamat kepada anggota Banser yang baru saja dilantik.
"Selamat menjadi Keluarga Besar Banser Kabupaten Lumajang dan banser se nusantara," ungkapnya. (Komin/har/red)
Editor : Redaksi