Sudah Diparipurnakan

RAPBD 2022 Tuntas, DPRD Lumajang Soroti Program Peningkatan IPM

lumajangsatu.com
H. Akhmat ST, Wakil ketua DPRD Lumajang dari fraksi PPP

Kedungjajang - DPRD sudah menyelesaikan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022. H. Akhmat ST, wakil ketua DPRD Lumajang sekaligus koordintor Komisi D DPRD menyatakan dalam pembahasan RAPBD tidak ada persoalan.

Namun, ada sejumlah masukan yang disampaikan kepada pemerintah soal Indek Pembangunan Manusia (IPM) Lumajang yang masih nomor 3 dari bawah di Jatim. Semua program untuk peningkatan IPM harus bisa di breakdown ketingkat satuan kerja perangkat daerah (OPD).

Baca juga: Patroli Blue Light Polsek Pasirian Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan, Poskamling Jadi Mitra Utama Jaga Kamtibmas

Jika program peningkatan IPM ternyata tidak bisa di breakdown, maka perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sudah dibahas dan disahkan akan percuma saja.

Baca juga: Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lumajang Perketat Pengamanan Malam, Cegah Aksi 3C

"Kalau misalnya ini tidak bisa dibreakdown, berarti kita melakukan perubahan RPJMD, ya nihil hasilnya yang kita harapkan bersama," jelas politisi PPP itu, Selasa (30/11/2021).

DPRD pasti sinergi dan mendukung langkah pemerintah daerah untuk kesejahteraan warga Lumajang. Namun, untuk singkronisasi antar OPD, maka tugas dari Sekda agar bisa mengkonsolidasikan antar OPD sinergi dalam peningktan IPM.

Baca juga: Pelaku Curanmor yang Sempat Kabur Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polres Lumajang, Satu Pisau Disita

"Kita pasti sinergi, kalau antar OPD itu tugas dari Sekda untuk bisa mengkonsolidasikan antar OPD agar IPM kita naik 2 sampai 3 digit," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru