Lumajang - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq melantik 32 Kepala Desa (Kades) terpilih di Pilkades serentak di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (20/12/2021). Orang nomor satu di Kota Pisang ini meminta para Kades untuk tidak nikah lagi nanti dikhawatirkan bisa melakukan tindakan korupsi.
"Ojo rabi maneh, iso malah korupsi (jangan menikah lagi, bisa justru korupsi)," ujar Cak Thoriq saat memberikan sambutan.
Baca juga: Air Mata Haru di Rumah Reyot: Polisi Datang Bawa Harapan untuk Nenek Murtimah
Masih kata dia, ada kerawanan bagi para kades nikah lagi, meskipun siri. Kebutuhan akan meningkat dan bisa menganggu jalanan pemerintahan. "Dana desa bisa disalahgunakan,” paparnya.
Baca juga: Mudik Gratis 2026, Pemkab Lumajang Prioritaskan Keselamatan Warga
Pengelolaan Dana Desa (DD) melalui APBN dan Anggaran Dana Desa (ADD) di APBD harus akuntabilitas serta efisien. Sehingga anggaran negara bisa digunakan untuk pembangunan dalam menumbuhkan perekonomian warganya. "Jika ada penyalahgunaan, silakan tanggung sendiri," paparnya.
Kepala Desa Kraton Didik Purwandono mengaku dirinya ingin mengabdi pada desanya untuk melakukan perubahan dalam pembangunan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui peningkatan dalam pertanian juga sektor usaha kecil.
Baca juga: BPJS PBI Disesuaikan, Pemkab Lumajang Tegas: Pasien Tak Boleh Ditolak!
"Didesaku kebanyakan petani dan perlu ada perubahan untuk makmur," pungkasnya.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi