Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan 10.000 dosis vaksin PMK untuk pencegahan wabah penyakit mulut dan kuku. Dari dosis vaksin tersebut diprioritaskan untuk sapi perah baik kandang komunal maupun kandang pribadi.
Vaksinasi perdana di Lumajang berada di Kandang Sapi Perah Dusun Alas Malang Desa Bondoyudo Kecamatan Sukodono. Pada tahap ini vaksin dilakukan ke sapi perah yang rata-rata metode peternaknya menggunakan sistem kandang komunal dan diutamakan sapi yang tidak terpapar PMK.
Baca juga: Air Mata Haru di Rumah Reyot: Polisi Datang Bawa Harapan untuk Nenek Murtimah
Selain vaksin petugas menyuntikkan vitamin penambah stamina dan nafsu makan, agar imun ternak bisa tetap terjaga pada tahap awal. Sedangkan menurut Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa dari dosis 10.000 itu dibagi menjadi dua.
Baca juga: Mudik Gratis 2026, Pemkab Lumajang Prioritaskan Keselamatan Warga
"7000 dosis untuk sapi perah dan 3000 untuk sapi potong" kata Thoriq Senin, (27/6/2022).
Baca juga: BPJS PBI Disesuaikan, Pemkab Lumajang Tegas: Pasien Tak Boleh Ditolak!
Hingga kini Kabupaten Lumajang masuk dalam zona merah daerah PMK di Jawa Timur dengan jumlah kasus mencapai 7000 lebih gernak yang dinyatakan positif terpapar PMK.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi