Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan 10.000 dosis vaksin PMK untuk pencegahan wabah penyakit mulut dan kuku. Dari dosis vaksin tersebut diprioritaskan untuk sapi perah baik kandang komunal maupun kandang pribadi.
Vaksinasi perdana di Lumajang berada di Kandang Sapi Perah Dusun Alas Malang Desa Bondoyudo Kecamatan Sukodono. Pada tahap ini vaksin dilakukan ke sapi perah yang rata-rata metode peternaknya menggunakan sistem kandang komunal dan diutamakan sapi yang tidak terpapar PMK.
Baca juga: Perselisihan Jalan Memanas, Lansia 67 Tahun Dibacok hingga Luka di Lumajang
Selain vaksin petugas menyuntikkan vitamin penambah stamina dan nafsu makan, agar imun ternak bisa tetap terjaga pada tahap awal. Sedangkan menurut Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa dari dosis 10.000 itu dibagi menjadi dua.
Baca juga: Cegah Guru Terjerat Hukum Saat Disiplinkan Siswa, KORPRI Lumajang Dorong SOP yang Jelas
"7000 dosis untuk sapi perah dan 3000 untuk sapi potong" kata Thoriq Senin, (27/6/2022).
Baca juga: 26 Peserta Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI di Mojo, Polisi Kawal Jalur hingga Usai
Hingga kini Kabupaten Lumajang masuk dalam zona merah daerah PMK di Jawa Timur dengan jumlah kasus mencapai 7000 lebih gernak yang dinyatakan positif terpapar PMK.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi