Lumajang - Seorang Hakim di Pengadilan Agama Lumajang bernama Drs. Zulkifli mendapat perlakuan tidak menyenangkan lantaran salah satu tergugat mengamuk usai pembacaan putusan cerai. Tergugat diketahui berinisial SD (45) warga Desa Ledoktempuro Kecamatan Randuagung, saat itu melemparkan kursi kepada Ketua Hakim hingga mengakibatkan luka robek dibawah mata sebelah kiri.
Menurut informasi dari Mapolsek Sukodono bahwa kejadian tersebut sekitar jam 10.00 Kamis, (20/10/2022) terjadi penganiayaan di Ruang Sidang 1 di Kantor Pengadilan Agama Lumajang. Awalnya SD memukul mantan istrinya sebanyak tiga kali, sehingga menyebabkan luka memar pada punggung dan kepala.
Baca juga: Polsek Pasirian dan Koramil Gotong Royong Bangun Asrama Putri Ponpes Hidayatul Mustofa
Tak sampai disitu saja, tergugat ternyata tidak bisa mengontrol emosinya sehingga melemparkan kursi kepada Ketua Majli Hakim Drs. Zulkifli sampai mengalami luka. Ketika tergugat akan melemparkan kursi kedua kalinya kepada Ketua Hakim kemudian ditangkis.
Baca juga: Bripda Yoga Ananda Harumkan Polres Lumajang di Kejuaraan Karate Nasional
"Dari kejadian tersebut petugas pengadilan berhasil mengamankan saudara SD," kata Kapolsek Sukodono AKP Edi Santoso Jumat, (21/10/2022).
Baca juga: Antisipasi Kejahatan 4C, Timsus Polres Lumajang Gelar Patroli Dini Hari
Hal tersebut dilakukan SD lantaran tidak menginginkan perceraian sehingga menyulut emosi. Atas perbuatannya kini SD diamankan di Mapolsek Sukodono.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi