Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Koperasi sudah menyediakan pinjaman tanpa jaminan dan tanpa bunga. Namun, program tersebut akan dilakukan evaluasi karena tingkat pengembalian pinjaman oleh penerima pinjaman sangat rendah.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam Paripurna jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum (PU) Fraksi menyatakan, sejatinya program tersebut untuk mempermudah pelaku UMKM dan pedagang kecil bisa mudah dapat akses pinjaman. Namun, pengembalian tidak sampai 10 persen dari pinjaman yang digulirkan.
Baca juga: Kemkomdigi Ajak Pemuda Lumajang Jadi Duta Digital Lawan Hoaks
“Harapannya modal bisa berputar dan mempermudah pedagang kecil dalam mengakses pinjaman tanpa bunga tanpa jaminan,” terang cak Thoriq, Jum’at (16/06/2023).
Banyak kasus ditemukan mengapa peminjam tidak mengembalikan pinjaman tersebut, ada yang dibuat untuk membayar hutang dan lainnya. Program tersebut ternyata belum berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi pedagang kecil karena pengelolaan keuangan yang belum dapat kepercayaan.
“Ada kasus minjam dari Dinas Koperasi untuk membayar hutang ke bank titil dan banyak kasus lainnya,” pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi