Tersebar di Sejumlah Titik

Dapur Umum Dibuka Layani Korban Banjir Bandang Semeru Lumajang

lumajangsatu.com
Pemerintah langsung membuka dapur umum layani pengungsi banjir bandang Semeru

Lumajang - Ratusan warga terdampak banjir akibat cuaca ekstrim di Kabupaten Lumajang mengungsi di sejumlah titik. Warga memilih mengungsi lantaran khawatir dengan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrim.

Berikut beberapa titik yang digunakan sebagai posko pengungsian per Jumat 7 Juli 2023.

Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong

1. Balai Desa Tumpeng;

2. Balai Desa Jarit.

3. Balai Desa Penanggal

4. Rumah Warga di Desa Pasrujambe

5. Balai Desa Tambak Rejo

Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025

6. Ponpes Nurussalam Desa Jarit

7. Kecamatan Pronojiwo

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lumajang, Dewi Susiyanti menyampaikan, bahwa pihaknya terus melakukan pendataan terhadap warga yang mengungsi. Sampai dengan saat ini, sudah ada 393 pengungsi yang tersebar di sejumlah titik pengungsian.

"Ini jumlahnya masih bisa bertambah, masih banyak datang," ujarnya saat dikonfirmasi langsung, Jumat (07/07/2023) malam.

Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang

Dewi juga menyampaikan, untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi, pihaknya telah menyediakan dapur umum di Balai Desa Jarit, Kecamatan Candipuro.

"Ini kita sudah siapkan makan malam dan besok pagi kita sudah operasikan dapur umum," imbuhnya.

Sementara pengungsi yang berada di wilayah Kecamatan Pronojiwo sudah ditangani oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang dikoordinir Camat Pronojiwo. Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan saat ini meliputi Kasur, Selimut, Peralatan Mandi, dan Makanan Siap Saji.(Kom/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru