Lumajang - Kawasan TNBTS kebakaran jalur via Ranupani Lumajang menuju Malang tetap buka, hal tersebut lantaran tidak menggangu kendaraan yang melintasinya.
Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Radyati Putri Pradini menghimbau kepada pengendara yang melintasi kawasan tersebut agar menggunakan helm, serta masker supaya tidak terkena dampak asap kebakaran hutan. Pihaknya tidak menutup jalan penghubung dua kabupaten itu lantaran api tidak sampai berada di badan jalan.
Baca juga: 8 Titik Karnaval Serentak di Lumajang, Polisi Siapkan Pengaturan Arus Lalu Lintas
Sekalipun asap berhembus ke arah selatan bisa membuat jarak pandang terbatas. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi berkala terkait kebakaran di TNBTS untuk menentukan kebijakan buka tutup jalan.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
"Semisal akan dilakukan penutupan jalan kami akan koordinasi dengan Dishub juga" ungkap Putri Kamis, (31/8/2023).
Sebelumnya kebakaran hutan melanda wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)berada di titik Blok Bantengan Kecamatan Senduro dan di Blok Jemplang Kabupaten Malang. Hal ini diduga akibat gesekan ranting rerumputan dilokasi tersebut, kemudian terbawa oleh angin yang sangat kencang.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Sedangkan menurut informasi yang dihimpun oleh petugas bahwa kebakaran ini terjadi sekitar jam 23.00 WIB Selasa, (29/8/2023) di wilayah Bantengan. Hingga berita ini diturunkan api masih tak kunjung padam dan petugas gabungan telah berjibaku untuk memadamkan (Ind/red).
Editor : Redaksi